Rindang Indonesia dan Pena Institute Gelar Pelatihan Pembuatan Film Pendek Bareng Nick Siahaan

Terkini.id, Bekasi –  Rindang Indonesia Foundation menggelar Seminar Preview pembuatan film pendek bertempat di Ruang Aula Masjid Al Wahab, Komplek Istana Yatim Rindang Indonesia, Jatimakmur, Pondok Gede, pada Jumat 27 Agustus 2021. 

Kegiatan yang berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat tersebut merupakan hasil kerjasama antara Yayasan Rindang Indonesia dengan lembaga pelatihan Multimedia, Pena Institute. 

Menghadirkan Nick Julio Siahaan sebagai pemateri, Dia adalah seorang praktisi berpengalaman dalam pembuatan Film pendek dengan berbagai hasil karyanya. Nick telah menghasilkan delapan film pendek. 

Baca Juga: Warnai Muharram 1443 H, Rindang Indonesia Foundation Adakan Giat Lebaran...

Selain sebagai praktisi, Nick juga adalah salah satu pengajar di Citra Film School, sebuah lembaga kursus pembuatan film yang terkenal di Indonesia, dengan ribuan alumninya. 

Di hadapan peserta yang sebagian besar adalah remaja tersebut, Nick mengawali presentasinya dengan menayangkan dua film pendek hasil garapannya sebagai sutradara. 

Para peserta pelatihan pembuatan film pendek di Aula Masjid Al Wahab, komplek Istana Yatim Rindang Indonesia, Jumat, 27 Agustus 2021. Foto : Hatta.

Baca Juga: Giat Jumat Berkah Persit Koramil Pondok Gede bersama Yayasan Rindang...

Film-film tersebut berhasil menarik perhatian para peserta pelatihan yang sebagai besar merupakan remaja belasan tahun karena premis dan jalan ceritanya yang dekat dengan kehidupan remaja dengan berbagai karakter yang ditampilkan para pemeran. 

Usai pemutaran film yang masing-masing hanya berdurasi belasan menit, Nick mengulas pengertian film pendek dan tahapan yang harus dilakukan untuk membuat sebuah film pendek. 

Menurutnya, film pendek adalah film yang yang berdurasi singkat sekira 5 hingga 45 menit, lebih dari itu sudah termasuk film panjang. Kemudian, film pendek hanya memiliki satu plot, tidak seperti film panjang yang berisi berbagai plot dan lebih kompleks jalan ceritanya.

Baca Juga: Yayasan Rindang Indonesia Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Santunan Yatim

Film pendek, lanjut Nick juga merupakan ajang pembuktian diri sebelum membuat film panjang dan sebagai portofolio untuk memasuki industri perfilman sebenarnya. 

Setelah memahami makna film pendek, Nick memaparkan kru yang harus ada dalam pembuatan film pendek antara lain  penulis skenario, produser, sutradara, kameramen, penata suara dan editor. Masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab berbeda. 

Nick Julio Siahaan sebagai pemateri dalam pelatihan pembuatan film pendek di Aula Masjid Al Wahab, komplek Istana Yatim Rindang Indonesia, Jumat, 27 Agustus 2021. Foto : Hatta.

Namun, bagi Nick ada satu hal yang paling penting dalam membangun sebuah film pendek yaitu premis. Premis merupakan ide awal sebelum membuat film pendek. 

“Premis adalah satu kalimat yang merupakan dasar dalam menulis skenario,” terang Nick. 

Menurutnya, premis merupakan konsep ide cerita yang akan diangkat dalam sebuah film sebelum menulis skenario. Premis berisi nama tokoh dan karakter (protagonis), tujuan dan konflik yang terangkum dalam satu kalimat. 

Dari premis, para filmmaker mulai menentukan logline, kerangka cerita, sinopsis hu dan penulisan skenario. 

Begitu pentingnya premis sampai-sampai premis bisa menjadi daya tarik bagi para pemodal dalam hal ini eksekutif produser untuk membiayai film kita. 

Memang premis bukan satu-satunya penentu  terciptanya sebuah film yang menarik, masih ada beberapa hal yang juga tak kalah pentingnya yakni skenario yang bagus, arahan sutradara, pengambilan gambar, pemilihan tokoh, editing dan lainnya. 

Akhirnya, memahami proses pembuatan film pendek tidak bisa tuntas dalam satu hari, karena itu, Nick Siahaan kembali akan melanjutkan sesi pelatihan pada pekan depan di lokasi yang sama. (hat)

 

Bagikan