Miss Eco International Intan Wisni Sambangi Yayasan Pilar Ilmu Bekasi, Ini Kesan Dia

Yayasan Pilar Ilmu
Miss Eco International 2020 Intan Wisni Permatasari menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu. Foto : Hat.

terkini.id, Bekasi – Muda, cantik dan punya kepedulian sosial yang tinggi melekat pada dara kelahiran Tangerang 8 September 1997, Intan Wisni Permatasari. Bagaimana tidak, di balik kesibukaannya sebagai foto model profesional, mahasiswa dan juga aktivis lingkungan hidup, Intan masih sempat meluangkan waktunya hadir menemui anak-anak yatim dan dhuafa pada event Maulid Nabi yang diselenggarakan oleh Yayasan Pilar Ilmu, Desa Jakamulya, Cikunir, Kota Bekasi, Sabtu, 14 November 2020.

Tidak seperti saat sesi pemotretan, Intan datang ke lokasi acara lengkap dengan balutan busana muslimah berwarna putih dan sempat menarik perhatian para peserta yang hadir di tempat itu. Tidak banyak yang tahu kalau Intan ini adalah seorang foto model dan juga Finalis kontes kecantikan Internasional, Miss Eco Internasional 2020.

Mahasiswa jurusan Hubungan Internasional di salah satu perguruan tinggi Swasta di Jakarta ini  mengaku senang bisa hadir di tengah-tengah anak-anak yatim dan dhuafa binaan Yayasan Pilar Ilmu dan berjumpa dengan Umi Ana Sumini, pembina Yayasan Pilar Ilmu. “Alhamdulillah ya senang banget karena dari tahun kemarin memang aku ingin kesini cuma nggak kesampean apalagi karena ada covid. Alhamdulillah bisa ketemu Umi (Ana) bisa ketemu adik-adik (yatim),” ucap Intan.

Saat ditanya apa motivasi dia mau hadir dan berbagi kepada anak-anak yatim dan dhuafa di yayasan Pilar, mantan finalis Miss Earth 2017 ini mengaku apa yang dilakukannya bukan hal baru baginya, namun sudah tertanam sejak kecil. Lingkungan terdekat terutama orang tuanya telah mengajarkan dia untuk peduli dan berbagi kepada sesama. “Alhamdulillah dari aku kecil memang lingkungan aku terutama orang tuaku mengajarkan untuk berbagi berapapun yang kita punya harus kita berbagi,” ujarnya.

Pembina Yayasan Pilar Ilmu Umi Ana Sumini duduk bersama adik-adik yatim dalam peringatan maulid Nabi, Sabtu 14 November 2020. Foto : Hat.

Sosok yang bercita-cita mendirikan lembaga sosial dan kemanusiaan seperti UNICEF ini sehingga bisa membantu lebih banyak orang terutama anak-anak Indonesia yang dinilainya banyak mengalami gangguan mental salah satunya disebabkan karena bullying (perundungan). Karena itu, Ia akan berfokus pada penanganan kesehatan mental anak-anak dan wanita dengan memanfaatkan koneksinya saat mengikuti kontes Miss Eco International. Kampanye media sosial ia namakan #OurBetterEarth.

“Aku pengen organisasi itu sebenarnya bukan untuk kemanusiaan saja tapi ke seluruh alam semesta dari kita mengurangi sampah plastik, menjaga bicara dan sikap kita pada orang lain, karena sangat berpengaruh pada mental anak dan perempuan,” jelasnya.

Bersama perwakilan Dinas Sosial Kota Bekasi Ferawati dan Azhari Ikhsan, Intan turut menyerahkan sejumlah paket sembako dan santunan uang tunai kepada puluhan anak-anak yatim dan dhuafa sekitar yang hadir. Ia berharap Yayasan Pilar Ilmu bisa semakin berkembang sehingga bisa membantu banyak orang. “Semoga Yayasan Pilar Ilmu bisa semakin besar semakin dapat membantu banyak orang bukan hanya kalangan yatim piatu melainkan orang-orang yang membutuhkan di luar sana. Bukan hanya di Jakarta atau Bekasi saja tapi bisa membuka cabang lagi,” ucapnya.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Inilah Cara Kreatif Amalludin dan Warga RW 02 Papanggo Ciptakan Kampung Zona Hijau Bebas Covid-19

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar