Perang Lawan COVID 19, GRAB Kucurkan Rp 160 Miliar Untuk Driver Terdampak COVID 19

Perang Lawan COVID 19, GRAB Kuncurkan Rp 160 Milyar Untuk Driver Terdampak COVID 19 (foto :techinasia)
Perang Lawan COVID 19, GRAB Kuncurkan Rp 160 Milyar Untuk Driver Terdampak COVID 19 (foto :techinasia)

Terkini.id, Jakarta – Manajemen senior Grab melakukan pemotongan gaji sebesar dua puluh persen untuk membantu para mitranya berjuang melawan efek pandemi COVID-19. Dana tersebut dihimpun Grab lewat gerakan sosial bernama Partner Relief Initiatives.

Co-Founder dan CEO Grab Anthony Tan berkata, pandemi COVID-19 telah menyebabkan kecemasan finansial bagi mitra pengemudi, pengiriman, dan pedagang mereka. “Grab ingin mengambil langkah mendukung dengan membantu mitra yang terdampak langsung krisis ini,” kata Anthony.

Grab menyatakan telah memperluas cakupan bantuan finansial mereka dalam dua minggu terakhir dari Singapura, Thailand, dan Vietnam ke Indonesia, Malaysia, Myanmar, hingga Filipina. Di Indonesia, Grab telah berkomitmen menggelontorkan dana sebesar US$10 juta (sekitar Rp160 miliar) untuk inisiatif yang sedang berlangsung.

Program tersebut akan menyediakan bantuan finansial dan medis bagi mitra pengemudi, pengantaran dan pedagang yang paling terdampak COVID-19:

  • Mitra pengemudi GrabBike akan menerima bantuan sebesar Rp1,5 juta dan GrabCar Rp3 juta apabila dinyatakan positif COVID-19 serta dimandatkan untuk menjalani karantina.
  • Mitra pengemudi GrabCar yang telah memilih asuransi Mandiri In-Health yang disubsidi Grab dapat melakukan klaim.
  • Mitra restoran akan dibantu menghasilkan pendapatan tambahan melalui peningkatan visibilitas dalam aplikasi, promosi dan kategori khusus untuk restoran lokal.
  • Mengurangi biaya operasional melalui program cashback untuk bahan makanan umum dan diskon pada kemasan makanan.

Grab juga sedang melihat peluang lain yang bisa membantu para mitranya tetap berpenghasilan. Pandemi global telah membuat pergerakan publik terbatas yang berujung merosotnya lini bisnis ride-hailing. Tapi jasa antar makanan, parsel, dan kebutuhan sehari-hari meningkat.

Karena kondisi tersebut, Grab berencana memperluas lini usaha GrabMart dan layanan GrabAssistant mereka kebanyak negara dalam beberapa pekan mendatang.

Ekspansi GrabMart akan dimulai ke Filipina, Myanmar, dan Kamboja. Sementara GrabAssistant akan tersedia di lebih banyak kota dan negara seperti Filipina, Indonesia dan Thailand. Layanan ini juga akan kembali dirilis di Vietnam dalam beberapa pekan mendatang.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Permenhub 18/2020 Terbit, Pemda Diharapkan Tak Batasi Lagi Ojol Angkut Penumpang Saat PSBB

Atasi Dampak Ekonomi Akibat COVID 19, Pemerintah Pusat Resmi Luncurkan Kartu Prakerja

Permenhub 18 Tahun 2020 Terbit, Pemprov DKI Jakarta Harus Kaji Ulang Aturan Pembatasan OJOL dalam PSBB

Respon Aspirasi Masyarakat, Kementerian Perhubungan Ijinkan Sepeda Motor Dan Ojol Angkut Penumpang

Perang Lawan COVID 19, 19 Ribu Orang Telah Jalani Tes COVID 19 di Indonesia

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar