Lagi, Warga Bekasi Terinfeksi Covid-19 Meninggal

Perumahan tytyan Indah
Zona Merah Covid-19, Perumahan Tytyan Indah Medan Satria Kota Bekasi

Terkini.id, Bekasi – Warga Bekasi yang terinfeksi virus corona (Covid-19) meninggal. Nama warga Bekasi itu, inisial AP yang beralamat Perumahan Tytyan Indah Blok Y RW.019 Medan Satria Kota Bekasi.

Beliau meninggal Positif Corona, Rabu 1 April 2020. Pria yang merupakan Pegawai Pegadaian meninggal dunia di Rumah Sakit Pelni Jakarta.

“Awalnya sakit DBD, lalu Tipes, setelah satu minggu dirawat di Rumah Sakit Hermina Bekasi tidak ada perubahan lalu dirujuklah ke Rumah Sakit Pelni Jakarta, baru di rawat 3 hari ternyata Positif terinfeksi Covid-19 dan akhirnya meninggal. Jenazah tidak dibawa ke rumah, tidak disentuh keluarga, langsung dimakamkan. Keluarga dan tetangga akan diadakan rapid test. Tytyan Indah sudah di isolasi dan dinyatakan Zona Merah“, Aji Ketua RW.019 dalam keterangannya di Grup WhatsApp RW Perumahan Tytyan Indah.

Baca juga:

Warga lain, Ibu Herna Dewi, mengatakan hal serupa “Iya dia Meninggal di Rumah Sakit Pelni Petamburan Jakarta, dia alumni SMAN 4 tahun 1997, Kerja di Pegadaian, suka naik kereta/KRL, sekarang di Perumahan Tytyan Indah jadi Zona Merah, pada ditutupin jalan dan gangnya“, Ucap dia.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayahnya semakin bertambah. Saat ini sedikitnya 24 orang meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona di Bekasi.

“Bahkan barusan jam 13.00 WIB itu ada satu lagi meninggal jadi 24”, kata Pepen, sapaan akrabnya, dalam wawancara, Rabu 1 April 2020 siang.

Kendati demikian, ia tidak menyebutkan ihwal status para pasien yang telah meninggal tersebut. Sebab menurutnya, bisa saja beberapa dari antara pasien tersebut meninggal saat hasil tes pemeriksaan corona mereka belum keluar.

Komentar

Rekomendasi

Event Bakti Sosial Terus Dilakukan Yayasan Rindang Indonesia di Masa Pandemi ini

Lurah Kayuringin Jaya Resmikan Posko Keamanan Terpadu RW 21 Kayuringin Bekasi

Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19, Yayasan Rindang Gelar Baksos Door to Door

Permenhub 18/2020 Terbit, Pemda Diharapkan Tak Batasi Lagi Ojol Angkut Penumpang Saat PSBB

Permenhub 18 Tahun 2020 Terbit, Pemprov DKI Jakarta Harus Kaji Ulang Aturan Pembatasan OJOL dalam PSBB

Respon Aspirasi Masyarakat, Kementerian Perhubungan Ijinkan Sepeda Motor Dan Ojol Angkut Penumpang

Perang Lawan COVID 19, 19 Ribu Orang Telah Jalani Tes COVID 19 di Indonesia

Diduga Bertentangan Dengan Konstitusi, Aturan Larangan Ojol Angkut Penumpang Saat PSBB Harus Dikaji Ulang!

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar