Bandros Buka Pre Order APD, Pemprov Jabar Didesak Segera Borong APD untuk Tenaga Medis Di Jabar

Bandros Buka Pre Order APD, Pemprov Jabar Didesak Segera Borong APD untuk Tenaga Medis Di Jabar (bandros.co.id)
Bandros Buka Pre Order APD, Pemprov Jabar Didesak Segera Borong APD untuk Tenaga Medis Di Jabar (bandros.co.id)

Terkini.id, Bandung – Meningkatnya kebutuhan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis yang menjadi garda depan penanganan pandemi COVID 19 menyebabkan harganya melambung tinggi. Selain harga yang melambung, stok APD di pusat-pusat produksi APD pun kian langka,ditambah lagi stok APD di rumah sakit pun kian menipis.Hal ini menimbulkan kecemasan dari tenaga medis jika APD di rumah sakit sampai habis sementara mereka masih harus menangani korban COVID 19.

Bandros Buka Pre Order APD, Pemprov Jabar Didesak Segera Borong APD untuk Tenaga Medis Di Jabar (bandros.co.id)

Namun ditengah krisis APD yang dihadapi tenaga medis dan rumah sakit di Indonesia, salah satu toko online karya anak bangsa bernama Bandros mengumumkan membuka pre order (PO) pengadaan APD dengan harga yang relatif murah yaitu Rp 150 ribu per set. Dikutip dari rilis yang diterima terkini.id, Pihak bandros mengadakan PO APD dengan jumlah minimum order 60 set dengan lama PO adalah 7 s.d 21 hari. Hal ini pun sontak menjadi angin segar bagi tenaga medis di Indonesia. Karena dengan ikut sertanya toko online di Indonesia dalam pengadaan APD maka kelangkaan APD dapat diatasi.

Menyusul dibukanya PO APD oleh toko online bandros, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) pun didesak untuk segera memborong APD yang disediakan oleh bandros karena mengingat di Jabar pun tenaga medis sudah mulai kekurangan APD. “gubernur jabar harus segera gerak cepat borong APD yang disediakan bandros” ungkap salah satu tenaga medis di kota depok.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Permenhub 18/2020 Terbit, Pemda Diharapkan Tak Batasi Lagi Ojol Angkut Penumpang Saat PSBB

Atasi Dampak Ekonomi Akibat COVID 19, Pemerintah Pusat Resmi Luncurkan Kartu Prakerja

Permenhub 18 Tahun 2020 Terbit, Pemprov DKI Jakarta Harus Kaji Ulang Aturan Pembatasan OJOL dalam PSBB

Respon Aspirasi Masyarakat, Kementerian Perhubungan Ijinkan Sepeda Motor Dan Ojol Angkut Penumpang

Perang Lawan COVID 19, 19 Ribu Orang Telah Jalani Tes COVID 19 di Indonesia

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar