Pandemi COVID 19, Pemkot Bekasi Tiadakan Car Free Day dan Liburkan Sekolah

Pandemi COVID 19, Pemkot Bekasi Tiadakan Car Free Day dan Liburkan Sekolah (bekasikota.go.id)
Pandemi COVID 19, Pemkot Bekasi Tiadakan Car Free Day dan Liburkan Sekolah (bekasikota.go.id)

Terkini.id, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi (PEMKOT bekasi) menunda kegiatan perayaan HUT kota Bekasi yang seharusnya digelar pada 15 Maret 2020 lalu.

Hal tersebut karena dilakukan oleh Pemkot Bekasi sebagai respon atas informasi terkait Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 7 Tahun 2020 tanggal 13 Maret 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease (COVID 19).

Penundaan perayaan HUT Kota Bekasi tersebut berdasarkan surat edaran dari Wali Kota Bekasi No. 440/1651/DINKES tentang peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi virus Corona.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi menetapkan bahwa perayaan HUT kota Bekasi akan ditunda dalam waktu yang belum bisa di tentukan karena mengenai kesiapsiagaan pencegahan Kasus Virus Corona (COVID 19) yang sudah mendunia.

Dalam hal ini pencegahan untuk virus Corona (COVID 19) Pemerintah Kota Bekasi juga akan mengikuti sesuai peraturan dari pusat Pemerintahan untuk mengikuti aturan agar tidak mengadakan kegiatan dengan mengundang warga banyak dan kontak fisik.

Termasuk juga Pemerintah Kota Bekasi telah mengumumkan bahwa kegiatan rutin pada hari Minggu yakni Car Free Day juga telah ditiadakan selama 2 minggu kedepan, dalam upaya yang sama agar dalam bentuk pencegahan dari Virus Corona yang telah mendunia.

Selain itu Pemkot Bekasi melalui Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Innayatullah juga menindaklanjuti imbauan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang Pencegahan Corona Virus pada satuan pendidikan.

Serta Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 7 Tahun 2020 tanggal 13 Maret 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease (COVID 19).

“Jadi kita imbau kepada kepada Kepala TK, SD dan SMP se-Kota Bekasi untuk tidak melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) mulai tanggal 16-31 Maret 2020. Ini sebagaimana Surat Edaran dari Kemendikbud, Imbauan dari WHO dan Surat Edaran dari Pak Wali Kota Bekasi,” tegas Innayatullah.

Menurutnya, instruksi ini hanya berlaku untuk siswa, tidak untuk pengajar atau Kepala Sekolah.

Mereka tetap untuk masuk seperti biasanya dan menyiapkan bahan materi pelajaran untuk siswa selama sekolah diliburkan dua pekan.

Jelasnya, Memang tidak adanya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah karena mengikuti instruksi dari pusat, akan tetapi para siswa siswi tetap lakukan pembelajaran di rumah masing-masing, ini untuk pencegahan dari virus Corona (COVID 19) yang langsung menuai kontak fisik dengan orang lain.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga tetap melakukan kegiatan seperti biasa.

Para kabid hingga kasi pun diminta melakukan pemantauan dan pelaporan terkait kegiatan belajar siswa di rumah.

“Para pengawas sekolah dan Kepala Sekolah serta guru tidak libur. Mereka melakukan monitor para siswa yang melaksanakan kegiatan belajar di rumah, sebagaimana tugas yang sudah diberikan dari sekolah,” tandas Inayatullah.

“Instruksi ini kita kirimkan kepada semua satuan pendidikan se-Kota Bekasi, surat resminya akan segera kita layangkan setelah rapat malam ini,” tambah Inayatullah.

Komentar

Rekomendasi

Kucurkan Stimulus Rp 405 Trilyun, Bukti Kehadiran Negara Lawan COVID 19

Perang Lawan COVID 19, Pemerintah Pusat Siapkan 50 Warteg Gratis Untuk OJOL di Jabodetabek

Perang Lawan COVID 19, Gugus Tugas COVID 19 Distribusikan Lagi 349 Ribu APD Untuk Tenaga Medis

Penyemprotan Disinfektan Massal di Jalan Ir Juanda Bekasi Terkendala Aktifitas Warga

Terapkan Isolasi Kemanusiaan, Pemkot Bekasi Dinilai Tak Patuhi PP Nomor 21 Tahun 2020

Lagi, Warga Bekasi Terinfeksi Covid-19 Meninggal

Perang Lawan Corona, Pemerintah Pusat Wajibkan Pemda Ajukan ijin Penerapan PSBB

Strategi Gojek Lawan COVID 19: Ikut Salurkan BLT Pemerintah dan Impor 5 Juta Masker Untuk Tenaga Medis

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar