Warga Bekasi Diduga Terinfeksi Virus Corona Meninggal

Corona virus
ilustrasi virus.jpg

Terkini.id, Cianjur – Warga Bekasi yang diduga terinfeksi virus corona meninggal. Nama warga Bekasi itu, Dirja berusia 54 tahun.

Dia pasien diduga suspect virus Corona di Cianjur. Dia meninggal dunia, Selasa 3 Maret 2020. Pria yang merupakan pegawai Telkom Bekasi itu meninggal dunia di Rumah Sakit Dr Hafidz (RSDH) Cianjur.

Pasien belum sempat dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

“Iya saya baru dapat info dari Kadiskes Cianjur. Pasien tersebut beralamat Kabupaten Bekasi, Tambun. Infonya seperti ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny, saat dikonfirmasi, Selasa 3 Maret 2020).

Pasien DJ sebelumnya dirawat lantaran mengeluhkan gejala sesak napas usai bepergian dari Malaysia. Pria pegawai Telkom itu diketahui sempat berkunjung ke Malaysia pada 14-17 Februari 2020. Selama dua hari pasca kepulangan dari negeri Jiran, pasien masih dalam kondisi baik.

“Mulai tanggal 20 Februari itu pasien mulai terasa demam dan batuk. Sehingga pada tanggal 22-26 Februari beliau dirawat di RS Mitra Keluarga Bekasi,” kata Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman dalam keterangannya di video yang viral di WhatsApp.

Pasien yang belum sembuh 100 persen, lalu memutuskan pulang ke rumah pada 26 Februari 2020. Tanggal 29 Februari, DJ kemudian pergi titirah ke kediaman saudaranya di Ciranjang, Cianjur, sambil berobat alternatif.

“Begitu di saudaranya, Minggu 1 Maret beliau merasa sesak berat dan kondisi menurun terus,” ujar Herman.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Kastri Dukung Tri Adhianto Maju Sebagai Wali Kota Bekasi

Inilah Cara Kreatif Amalludin dan Warga RW 02 Papanggo Ciptakan Kampung Zona Hijau Bebas Covid-19

Jajaran Polres Bekasi Kota Ungkap Kasus 34 Polybag Tanaman Ganja Ilegal

Event Bakti Sosial Terus Dilakukan Yayasan Rindang Indonesia di Masa Pandemi ini

Lurah Kayuringin Jaya Resmikan Posko Keamanan Terpadu RW 21 Kayuringin Bekasi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar